Musisi Kumpulkan Donasi Rp9 Miliar untuk Perangi Corona

Musisi Kumpulkan Donasi Rp9 Miliar untuk Perangi Corona

Musisi Kumpulkan Donasi Rp9 Miliar untuk Perangi Corona

Musisi Kumpulkan Donasi Rp9 Miliar untuk Perangi Corona,- Sejumlah musisi Tanah Air bersatu dan menunjukkan kepedulian untuk bergerak bersama melawan virus corona yang sudah menjadi pandemi.

Caranya dengan tetap bermusik dan menghibur banyak orang dari rumah lewat gelaran konser bertajuk #DiRumahAja‘.

Gelaran yang diinisiasi presenter Najwa Shihab bekerjasama dengan Narasi TV itu mampu menggandeng sejumlah musisi Indonesia untuk konser di rumah masing-masing.

Pertunjukan yang berlangsung pada 25-28 Maret 2020 tersebut dimaksudkan untuk menggalang dana guna disumbangkan kepada pihak terkait demi memerangi wabah corona.

“Konser online ini didedikasikan untuk teman-teman yang sedang berjuang dan tidak punya pilihan karena harus menjaga rumah kita semua, yaitu Indonesia. Solider adalah solidaritas, itu sudah jelas,” kata Najwa.

Sederet musisi lintas generasi dan genre antara lain Afgan, Andien, Raissa, Admesh, Anji, Tompi, Ardhito Pramono, Ari Lasso, Armand Maulana, Hivi, Judika, Kunto Aji, Petra Sihombing, Rendy Pandugo, Rossa, Ridho Hafiedz & Kaka, Trio Lestari, Vidi Aldiano, Yura Yunita, dan Iwan Fals bernyanyi menghibur masyarakat yang sedang berdiam di rumah, juga mereka yang memang harus tetap bekerja di luar seperti para petugas medis.

Dari acara ini, terkumpul dana sebesar Rp9 miliar yang dikolek melalui situs Kitabisa.com.

Menanggapi gelaran ini, Judika menyampaikan, konser #DiRumahAja‘ merupakan sebuah gerakan amal untuk memerangi wabah COVID-19. Hasil yang terkumpul bakal digunakan untuk membeli alat-alat sterilisasi di sejumlah daerah di Pulau Jawa.

Selain itu, suami Duma Riris Silalahi ini juga menekankan bahwa donasi masyarakat juga akan dipakai untuk membeli sembako buat masyarakat kurang mampu serta pekerja informal yang terpengaruh oleh wabah corona.

“Ada pula program rantang hati untuk memberikan makanan gratis kepada 500 kepala keluarga yang terdampak selama 14 hari, bekerjasama dengan Wahyoo Warung Digital yang memberdayakan pedagang makanan. Donasi juga akan dipakai untuk melakukan program belajar di rumah dengan memberikan materi sekolah bagi 5.000 siswa yang diliburkan. Ada banyak musisi yang kerjasama karena memang ini salah satu tindakan kami agar bisa berkontribusi memerangi penyebaran virus corona. Respons masyakarat ternyata luar biasa,” ujar Judika.

Ari Lasso yang juga terlibat dalam konser ini menyampaikan sikap hormat yang teramat besar kepada para dokter dan perawat yang telah membantu penyembuhan korban virus corona.

Mantan vokalis Dewa 19 ini mengajak semua pihak agar tetap berada di rumah sebagai ikhtiar mencegah penyebaran virus yang semakin luas di negeri ini.

“Sudah nyaris dua minggu ini kita berada di dalam situasi yang mengharuskan berkegiatan dari rumah saja. Konser ini menjadi bagian dari kontribusi kami sebagai musisi untuk bersatu menghadapi wabah corona,” kata Ari melalui video.

Sementara itu Tompi menambahkan, di tengah kondisi pandemi corona, sudah waktunya kita saling menguatkan. Solidaritas artis Indonesia juga dipupuk dalam bentuk membuka penggalangan dana. “Waktunya untuk saling menguatkan sambil menghibur,” ujarnya.

Tompi menjelaskan bahwa penggalangan dana memang ditujukan bagi ribuan tim medis yang bekerja keras dengan penuh risiko merawat pasien dalam pengawasan dan terduga corona.

“Mereka meninggalkan keluarga, memilih untuk mengambil risiko yang tidak main-main. Sayang stok masker, sarung tangan, dan pelindung diri lain makin menipis. Bahkan, ada tim medis yang terpaksa menggunakan jas hujan untuk menangani pasien COVID-19. Ini jelas tidak ideal dan kita tak bisa diam saja. Makanya, bukan besar atau kecil donasi yang dianggap penting, namun kerelaan serta manfaat dari semua orang yang rela berdonasi atau partisipasi dalam kegiatan ini,” ucap Tompi.

Konser ini bisa ditonton dengan mengakses website Narasi yaitu www.narasi.tv, YouTube Channel Narasi, YouTube Channel Najwa Shihab, dan Instagram Live di akun @narasi.tv.

Adapun program-program yang diusung lewat konser online ini adalah sebagai berikut.

#BisaMakan

Tenaga kesehatan dan pegawai rumah sakit adalah garda terdepan yang bekerja keras merawat pasien. Melalui program ini Najwa dan kawan-kawan ingin memastikan tenaga kesehatan mendapat asupan gizi yang cukup sehingga lebih terlindungi dari virus corona. Program ini menargetkan 100.000 kotak makanan yang bakal didistribusikan ke 132 Rumah Sakit rujukan pemeriksaan corona.

#BisaSteril

Virus corona sangat mudah tersebar sehingga fasilitas publik seperti sekolah dan rumah ibadah sangat mungkin terinfeksi. Melalui program ini kita bermaksud mensterilkan ruang-ruang rentan dengan menyemprotkan disinfektan. Ditargetkan program ini bisa diterapkan di 20 sekolah, 20 pesantren, dan 80 masjid di daerah-daerah episentrum/rentan (Jakarta, Banten, Jabar, Jateng, dan Yogyakarta)

#Sembako14Hari

Setidaknya masa 14 hari menuntut para pekerja informal dan masyarakat kecil untuk membatasi aktivitasnya. Program ini berusaha membantu memenuhi kebutuhan pokok mereka, terutama keluarga yang kepala keluarganya harus mengisolasi diri karena berstatus pasien positif, orang dalam pengawasan (ODP), dan pasien dalam pemantauan (PDP).

Sasaran program ini adalah pengendara ojek online, pekerja harian, dan pedagang keliling di Jakarta, Jawa Barat, serta Banten.

#RantangHati

Program ini bermaksud membagikan makanan gratis kepada para pekerja di luar, sekaligus membuat pedagang warung makan tetap laku dan terhidupi. Hasil penggalangan dana akan dikoordinasikan oleh layanan digital Wahyoo lewat jaringan warung makannya.

Makanan yang sudah disediakan bakal dibagikan kepada keluarga tidak mampu dan para pekerja yang kehilangan nafkah. Sasaran wilayah program ini adalah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Targetnya, akan didistribusikan untuk 500 KK selama 14 hari dalam bentuk per paket bantuan seharga 50.000 yang di dalamnya berisi lauk untuk makan siang dan malam, serta nasi 2,5 porsi.

#Belajardirumah

Ini merupakan bagian dari program #semuamuridsemuaguru yang akan memberikan pengalaman #belajardarirumah yang bermakna bagi anak-anak rentan di pemukiman marginal, yang memiliki keterbatasan akses belajar daring agar mereka dapat #merdekabelajar.

Program ini menargetkan dapat memberi alat belajar sederhana non-digital (lembar mewarnai, pensi warna, alat permainan belajar) dengan tema edukasi virus corona maupun materi pelajar lain kepada 5.000 anak (prasekolah, TK, dan SD kelas 1 & 2) di Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Yogyakarta dalam 15 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *