4 Alasan Film The Professor And The Madman Wajib Di Tonton

4 Alasan Film The Professor And The Madman Wajib Di Tonton

4 Alasan Film The Professor And The Madman Wajib Di Tonton

4 Alasan Film The Professor And The Madman Wajib Di Tonton – Pasti familiar dong dengan Oxford English Dictionary? Tapi kamu pernah gak sih terpikirkan tentang bagaimana sejarah di balik penyusunan salah satu karya (kamus) terbesar di dunia ini?

Dilansir https://midi-property.info buat yang penasaran akan hal ini, wajib banget tonton The Professor And The Madman. Film ini mempertemukan dua aktor top pemenang Academy Award, yaki Mel Gibson sebagai Professor James Murray dan Sean Penn sebagai Dr. William Chester Minor. Berikut ini ulasannya

1. Diadaptasi dari kisah nyata 

The Professor And The Madman merupakan sebuah film berdasarkan sebuah buku karangan Simon Winchester, yang bercerita tentang kisah nyata Professor James yang menuntaskan pekerjaan besar menyusun Oxford English Dictionary di tahun 1857. Sayangnya, di film berdurasi 2 jam ini tidak menceritakan secara detail seperti dalam bukunya, khususnya terkait latar belakang masa kecil Professor James.

FYI, ia dulunya berasal dari keluarga miskin yang mengharuskannya untuk putus sekolah di usia 14 tahun, namun pada akhirnya bisa mendapatkan gelar Professor secara otodidak. Diceritakan secara singkat, Professor James, seorang filolog asal Skotlandia yang ditunjuk oleh Dewan Komite Oxford menjadi editor, bertemu dengan Dr. William yang merupakan salah seorang mantan tentara perang dunia sekaligus tahanan penjara kriminal akibat kasus pembunuhan, yang juga mengalami gangguan kejiwaan di Rumah Sakit Jiwa Broadmoor.

2. Perpaduan antara pengetahuan dan gangguan kejiwaan 

Ini poin yang ternyata cukup mencengangkan, ketika sebuah ilmu pengetahuan yang dimiliki Professor James, berkolaborasi dengan ‘kegilaan’ (gangguan jiwa) yang dialami Dr. William.  Keduanya gak saling mengenal satu sama lain, hingga pada akhirnya mereka bisa bekerja sama sebagai partner dalam menyusun kompilasi kata-kata untuk edisi pertama Oxford English Dictionary (OED) ini.

Keduanya berhasil menghasilkan sebuah karya terbesar di dunia, dan bahkan mereka gak saling tatap muka lho saat bekerja sama, dan hanya mengandalkan surat-menyurat pada masa itu. Menariknya lagi, Dr. William yang memiliki gangguan jiwa ini, setidaknya telah menyumbangkan lebih dari 10.000 kata untuk kamus ini.

3. Buku adalah jendela dunia 

Untuk pertama kalinya kedua aktor ini bertemu dalam sebuah film, tentu dengan dua karakter yang berbeda. Tapi percayalah, karakter Professor James dan Dr. William setidaknya memiliki satu kebiasaan yang sama, yakni membaca buku.

Ada tiga hal menarik yang bisa kita petik dari film ini. Dengan buku, Professor James dapat meraih gelarnya sebagai Professor. Dengan buku, Eliza Merrett (istri dari orang yang dibunuh Dr. William) akhirnya bisa membaca setelah diajarkan oleh Dr. William. Dan dengan buku juga, Dr. William bisa mengatasi gangguan kejiwaannya selama terkurung di rumah sakit jiwa. Buku adalah jendela dunia, bukankah begitu?

4. Sarat akan makna tersirat 

Kalau yang satu ini, bisa dikategorikan sebagai momen sentimentil. Seperti yang sudah IDN Times sebutkan sebelumnya, bahwa Eliza Merret tidak bisa membaca. Meski demikian, ia diajarkan langsung oleh pembunuh suaminya sendiri, Dr. William. Setelah bisa membaca, ia membuktikannya dengan membuat surat berisikan kalimat pendek yang sarat akan makna.

“I can because of you”

“If love…. then what?”

Setidaknya, dua kalimat singkat ini cukup terngiang dalam film ini setelah menonton film The Professor And The Madman ini. Kamu harus cari tahu sendiri makna tersirat ini, dijamin bikin mata dan hatimu terbuka deh pokoknya.